Filed under: Agung's Page
Download Juga Artikel Lainnya di:
Buku-buku Ilmiah Salafy
- [E-Book] Al bidayah wan Nihayah-Sejarah Khalifah Ar-Rasyidin
- [E-Book] 6 landasan utama
- Kupas tuntas masalah ruh
- Nasehat bagi pemuda ahlussunnah
- Ushul Fiqh
- Albani dan Manhaj Salaf
- Bagaimana Beramar ma’ru nahi munkar
- Ensiklopedi Fatwa Al Albani
- I’lamul Muwaqiin karya Syaikhul Islam Ibnul Qoyyim
- Kunci Kebahagiaan Karya Syaikhul Isla Ibnul Qoyyim
- Kitab Tauhid
- Prinsip2 dasar keimanan Syaikh Ibnu Utsaimin
- Hadits Sebagai landasan akidah dan hukum Syaikh Al Albani
- sahabat nabi dimata ahlussunnah
- Sorotan total ulama salaf
- Mungkinkah sunni dan syiah bersatu
- Ikhwanul Muflishin
- Menebar dusta membela teroris khawarij Ust.Luqman Baabduh
- Meraih kemulian melalui jihad bukan kenistaan karya Ust.Dzulqarnain (bantahan atas buku AMT karya Imam Samudra)
- Sahih At Targhib wa Tahrib Karya Imam Al Albani
- Minhaju Sunnah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah
- Fitnatu Takfir Hukmu Anzalallah (bahaya Fitnah Takfir)
- Daulah Salafiyah dan Daulah Su’udiyah
- Salafi digugat salafi menjawab
- Fatwa Lajnah Daimah Saudi Arabi
- Hadits Dhoif syarat & pengamalan
- Hukum Maulid oleh Syaikh Utsaimin
- Kasyfusy Syubuhat Syaikhul Islam M Abdul Wahab
- Silsilah Hadits Dhoif n Maudhu No. 85 – 218
- Bantahan Perayaan Maulid Nabi
- Fikih Dakwah Syaikh Rabi bin Hadi
- Dialog bersama Ikhwani
- Kaidah emas hadits
- Studi komprehensif manhaj salaf
- Tanya jawab dengan masyaikh Yordania
- Kelemahan kaum muslimin
- kunci rezeki
- Salaf antara ilmu dan iman
- sehari di kediaman rasul
- Menyingkap Wahabisme
Filed under: Manhaj
Ruju Kepada Kebenaran adalah Ciri Ahlus Sunnah
(Kata Pengantar Buku Meredam Amarah Terhadap Pemerintah)
Dakwah Salafiyyah sejak dulu tidak pernah terikat dengan pribadi manapun kecuali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam. Dakwah Salafiyyah juga tidak pernah terikat dengan organisasi apapun. Dakwah ini hanya terikat dengan Al Quran dan As Sunnah di atas pemahaman para shahabat radiyallahu ‘anhum dan seluruh Salafus Shalih yang dibawa para Ulama Ahlus Sunnah.
Pengikut dakwah Salaf Ahlussunnah wal Jamaah adalah orang-orang yang paling bersemangat untuk mengkaji ilmu dan mengamalkannya di atas sumber-sumber tersebut. Karena itu, mereka senantiasa berjalan di atas ilmu dan bimbingan para ulama.
Namun para Salafiyyun (pengikut dakwah Salafiyah) bukanlah orang-orang yang ma’shum yang terbebas dari kesalahan. Mereka sangat mungkin untuk tergelincir dalam berbagai kesalahan dan penyimpangan Dan sebagai realisasi dari sikap tunduk mereka di hadapan kebenaran, setiap terjadi penyimpangan dari jalan yang lurus atau penentangan terhadap ulama, segeralah mereka saling mengingatkan dan meluruskannya. Sehingga kritik, koreksi, teguran,
atau bantahan ilmiah adalah sesuatu yang sangat wajar dalam sejarah
perjalanan dakwah ini. Sebaliknya sikap taqlid, membebek dan ikut-ikutan sama sekali tidak dikenal oleh Ahlussunnah dan Salafiyyun.
Filed under: Agung's Page
1. Kumpulan Fatwa Para Ulama Ahlu Sunnah ttg JT
2. Kesesatan Jamaah Tabligh
Filed under: Hadits Ash-shahih
Hadits-hadits yang meriyawatkan bahwa Ummul Mukminin, Aisyah radiyallahu anha, dinikahi oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam, pada saat beliau masih berusia enam atau tujuh tahun adalah hadits-hadist yang derajatnya SAH, karena diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim didalam kitab Shahih mereka.
Barangsiapa mengatakan hadits ini lemah atau tidak kuat lantaran tidak layak seorang Nabi menikahi anak dibawah umur, mereka HARUS mendatangkan dalil, yang menurut saya tidak akan bisa lantaran telah SAH khabar dari Nabi, sebagaimana hadits-hadits berikut ini.
(more…)
Filed under: Manhaj
Sabtu, 22-November- 2008, Penulis: Al Ustadz Qomar ZA, Lc
Eksekusi ‘Syahid’?
Pelaksanaan eksekusi pada hari Ahad dini hari tanggal 9 November 2008 M atas tiga aktor bom Bali I, Imam Samudra, Amrozi dan Mukhlas, mengundang perhatian banyak kalangan dari seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya nasional bahkan internasional. Hal inilah yang mengundang mereka berkomentar, baik atas pelaksanaan eksekusi tersebut maupun atas kematian mereka dengan eksekusi itu, kontroversipun terjadi, sebagian pihak menyanjung mereka, sebagian pihak membenarkan hukuman eksekusi tersebut, sementara yang lain menentangnya. Kontroversi semacam ini terjadi karena masing-masing menilai dari sudut pandang yang berbeda, sehingga wajar saja kalau mereka berselisih pendapat, karena dasar berpendapatnya saja berbeda.
(more…)
Kesalahan membaca assalamu `alaika ayyuhan nabiy dalam tasyahud.
|
|
|
Termasuk kesalahan di dalam shalat adalah ketika membaca tasyahud dengan lafadz ..assalamu`alaika ayyuhannabiy…
Al-Bukhari meriwayatkan dalam kitab Shahihnya, bahwasanya Rasulullah saw bersabda: Maka jika salah seorang dari kalian mengerjakan shalat, hendaklah ia mengucapkan … assalamu`alaika ayyuhannabiyyu warah matullahi wabarakatuh…(HR. Bukhari II/311) Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata: Telah disebutkan di dalam sebagian riwayat adanya perubahan kata ganti pada diri Rasulullah saw. Ada yang menerangkan bahwa kata ganti yang digunakan adalah dengan kata ganti orang kedua, hal ini dilafadzkan dalam kata `alaika, namun ketika Rasulullah wafat, ternyata tidak lagi menggunakan kata ganti orang kedua. |
Filed under: Manhaj
Wawancara Shaikh Muqbil dengan Hassan al zayidi dari the Yemen Times
diterjemahkan oleh:Agung
judul asli: shaikh Muqbil bin haadi’ee interview with Hassan al Zayidi of the Yemen Times
Tanya (T): akhir2 ini ada klaim bahwa gerakan anda adalah gerakan radikalb yang berhubungan dengan gerakan Islamic Jihad. Apa tanggapan anda?
Jawab (J): Setiap grup atau pergerakan bertanggung jawab terhadap basis atau aktifitasnya. Memang benar bahwa kita tampak serupa dalam tujuan dengan pergerakan yang anda sebutkan, karena kita bermaksud untuk beribadah kepada Alloh dan menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Tetapi, kami mendengar bahwa Dr.Abdulkarim Al Iryani mendapat telpon, kemungkinan dari London yang mengatakan: “Negara anda memiliki gerakanIslam radikal di Saadah.” Kemudian dia berkata “ Apa yang kami miliki adalah pengajaran dari Shaikh mengenai konsep Islam dan Qur’an secara damai di Saadah dan tidak ada teroris, dan kelompok radikal.” Kami jauh dari kategori teroris. Kami menyeru kepada Qur’an dan Sunnah, dan tidak menyeru pada kekerasan dan intoleransi. Kami juga mengutuk kelompok-kelompok Islam yang yang menggunakan terorisme dan kekerasan sebagai tujuan mereka, bahkan dalam Negara non-muslim, karena menakuti penduduk dan orang2 yang tidak bersalah, dan semakin menjauhkan mereka dari konsep Islam yang benar, yang damai dan harmonis. Dibenarkan bagi Sunni untuk memerangi musuhnya, pada saat mereka merasa terancam oleh mereka secara militer atau serangan lain.
Filed under: Uncategorized
Fatwa imam al Albany tentang bid’ah al muwaazanah
oleh: Agung Riksana
Pendahuluan
Segala puji bagi alloh, kita harus selalu memuji Nya, meminta bantuan Nya, dan memohon ampunan Nya. Kita berlindung kepada Alloh dari keburukan dari jiwa kita dan keburukan dari tidakan kita. Siapapun yang diberi petunjuk oleh Alloh, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya, dan siapapun yang tidak diberi petunjuk oleh Alloh, maka tidak ada seorangpun yang dapat memberikan petunjuk. Saya (Syaikh Al-Albany) bersaksi tiada satupun yang berhak diibadahi kecuali Alloh, dan hanya Alloh, tidak ada sekutu-sekutu Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Alloh.
Filed under: Manhaj
Oleh: Abu Lubna
Pemuda Khoirul (K): Sungguh naif, ironis, mengherankan, sangat tidak masuk akal…!!!
Pak Sholeh (S): Lho..lho…lho..ada apa Nak Khoirul? Apa yang sedang mengganggu fikiranmu?
K: Itu lho Pak, sementara orang-orang kafir sedang sibuk mempersiapkan Program “Jusuf 2004″, yaitu sebuah program agar pada Pemilu nanti Presiden kita dijabat oleh orang Kristen, eh malah ada orang yang membid’ahkan partai politik, sungguh aneh!
S: Lho, tenang dulu Nak Khoirul, sabar. Ananda kan orang yang selalu berkata agar menghargai pendapat orang lain, kenapa sekarang ananda tidak konsisten?
K: Astaghfirullah, Pak Sholeh benar. Saya cuma heran, kenapa mereka bisa berpendapat seperti itu, padahal sebagian dari mereka itu kan cendekiawan, intelektual, bahkan para ulama yang memperjuangkan Islam?
S: Tentunya mereka mempunyai alasan untuk berpendapat seperti itu. Dan seperti Nak Khoirul sering katakan, pendapat seseorang itu harus kita hargai. Betulkan? Baiklah, sekarang saya akan mencoba melihatnya dari sudut pandang yang lain. Saya lihat, sebenarnya dalam permasalahan yang sedang ananda fikirkan itu ternyata ada 2 permasalahan berbeda.
K: Maksud Bapak?



